Desainer Indonesia telah dikenal menambah cita rasa baru dalam kancah distributor endomoda mode Muslim global, mendorong norma dan batasan tradisional. Penampilan barunya yang dimodernisasi dengan pakaian sederhana telah menarik banyak orang dari seluruh dunia. Melalui pengaruhnya, ia dikenal sebagai seorang yang memperkenalkan busana Islami Indonesia ke seluruh dunia.Perancang muda tersebut sejauh ini telah menggelar peragaan busana di London, Paris, Jerman, Belanda, Melbourne, Dubai, Kairo, Kuwait dan Yordania.

Setiap nama besar adalah awal yang sederhana. Dian baru lahir ketika orang tuanya mendirikan merek tersebut pada tahun 1991, didorong oleh visi ayahnya, seorang pria yang mandiri.Berasal dari kota Palembang di Sumatera distributor endomoda, Indonesia, ia lahir dengan nama Dian Wahyu Utami. Nama merek Pelangi dipilih setelah nama lokal untuk jumputan tradisional, kain pelangi atau kain pelangi, yang telah dipakai oleh penduduk daerah ini selama berabad-abad.

Jadi Distributor Endomoda Dengan Aplikasi

Tapi ini hanyalah salah satu dari banyak arti di balik nama merek ini. Pelangi bisa juga berarti pelangi, sedangkan Dian artinya terang. Dikombinasikan, itu diterjemahkan menjadi “cahaya pelangi”. Bagi Dian, penampilan ini merupakan distributor endomoda gambaran sempurna dari cita rasa lokal Indonesia yang penuh warna.Meskipun Pelangi mulai lebih terlibat dalam bisnis setelah menyelesaikan pendidikannya, ia menghabiskan seluruh masa kecilnya di perusahaan keluarganya. Tumbuh di antara pengrajin dan penjahit, dia belajar cara menggambar dan menjahit sejak usia muda.

“Karena label Dian Pelangi sudah beroperasi sejak saya masih kecil, saya merasa diberi tanggung jawab. Jadi, sejak saya masih kecil, saya diajari cara melayani pelanggan, saya belajar cara membuat pakaian. Saya belajar cara distributor endomoda menggambar dan menjahit. Dan ketika saya mencapai usia dewasa, tidak pernah terpikir oleh saya untuk mengejar bidang lain. “Setelah Pelangi lulus dari École Supérieur des Arts et Techniques de la Mode di Paris, dia mulai lebih terlibat dalam mengelola perusahaan. Selama bertahun-tahun, merek tersebut berkembang dengan melibatkan 500 karyawan dan 14 toko ritel di seluruh Indonesia dan Malaysia.

Tidak seperti kebanyakan Muslim, identitas fesyen Pelangi tidak terkait dengan negara-negara Teluk, di mana fesyen sederhana lebih didominasi oleh abaya hitam. Sebaliknya, desainnya telah dikenal untuk mengubah pakaian Islami yang distributor endomoda depok biasanya tidak berbentuk dan monoton di kepalanya dengan menambahkan elemen budaya tradisional Indonesia yang kuat dalam koleksinya.

“Trik saya sebagai perancang busana adalah bisa melakukan push-and-pull marketing. Saya harus mendorong karakter saya, kepribadian saya, dan gaya khas Dian Pelangi, mukena endomoda tapi saya harus menarik dari selera masyarakat, jenis pakaian apa yang mereka suka dan apa yang sedang trending, ”ujarnya.

Didorong oleh misi untuk mempromosikan budayanya sendiri dan desain Indonesia, merek ini bangga dengan keahliannya yang luar biasa dan penggunaan kain tenun tradisional. Untuk mempertahankan tingkat keahlian distributor endomoda yang tinggi ini, setiap bagian dibuat dengan tangan oleh pengrajin menggunakan teknik kuno. Semuanya handmade jadi saya ingin menunjukkan melalui koleksi saya tidak hanya keindahan busana sederhana tetapi juga keindahan kerajinan tangan,” katanya.

 

Tags: